Siap-siap, Inilah Kejutan Ramadhan Tahun Ini - Abi Muzhaffar
News Update
Loading...

Jumat, 17 April 2020

Siap-siap, Inilah Kejutan Ramadhan Tahun Ini

Marhaban ya Ramadhan..

Tapi bukan hanya soal Ramadhan yang mengingatkan kita di tahun ini.

Bisa jadi di tahun ini, Ramadhan kita dipenuhi ketakukan. Was-was. Puncaknya, ibadah Ramadhan kita tak seperti biasanya.

… di mana, i’tikaf yang biasa kita lakukan boleh jadi tak ada lagi…

Buka puasa dan sahur bersama kini sendirian lagi. Yang dulu gencar ngebully jomblo kalau sahur sendirian, sekarang sahurpun bisa sendirian walau sudah berpasangan.

Momen seperti itu, tentu membuat kita gelisah.

Ramadhan adalah bulan yang semua orang rindukan. Rindu akan ibadah yang khusyuk. Rindu ibadah bersama-sama. Berjama’ah. Mendengarkan suara iman masjid memimpin tarawih dan qiyamul lail. Rindu muratal di speaker masjid dan mushala.

… tapi.

Entah kejutan apa yang tengah disiapkan Allah SWT untuk kita. Entah seperti apa yang akan kita hadapi. Semua masih gelap dan kita sebagai hamba, belum mampu memprediksikan kelanjutan mahluk-Nya bernama Corona.

Rabbi… inikah kejutan Ramadhan yang akan kita rasakan di tahun ini?


Hadiah Bernama Corona


Setahun yang lalu di akhir tahun 2019, kehadiran si mungil ini tampak biasa.

Namun dalam waktu sebulan lamanya, kehadirannya menggemparkan dunia.

Ramadhan kita pun terdampak karenanya.

… sebagai hamba, kita tak diperkenankan putus asa, ataupun mengecamnya.

Sebab tanpa adanya si mungil ini, kemaksiatan bisa saja muncul walau tanpanya.

… tempat maksiat masih terbuka. Prilaku buruk masih ter-nguap di sekitar kita.

Mungkin ini hadiah yang tepat untuk kita, sekaligus berharap ini cepat berlalu. Sebab seorang muslim terus diuji keimanan dan kesabarannya. Untuk mengecek, siapa yang pantas mendapatkan firdaus sempurna.

Hadiah ini akan dipertaruhkan.

Siapa yang bertambah keimanan dan ketaqwaannya.

Siapa yang paling besar kesabarannya.

Ingatkah kita akan Thursina? Saat Bani Israil diberikan keleluasaan, mereka tambah ingkar.

… dan kita bersyukur ada di zaman cinta Nabi Muhammad SAW. Sebab, hadiah untuk kita bukan Thursina. Bukan pula manna dan salwa. Tapi kali ini bernama corona. Untuk mempertaruhkan segala kepantasan merebut Cinta Allah subhanahu wata’ala.

Hadiah Krisis Ekonomi


Beberapa kerabat kita pasti sudah mendapatkan informasi, bahwa bentuk gaji dikurangi. Bisnis terancam bangkrut. Meski masih ada yang bisa bertahan…

Tapi bukan itu topik yang kita bahas.

Saya hanya ingin bernostalgia. Dengan ia yang dahulu sangat kaya raya, tak disangka dicemburui. Hingga pecemburu mengadu agar empunya bangkrut tak tersisa.

Ternyata dikabulkan.

Ia bangkrut. Kekayaan nihil. Keluarga meninggalkannya.

… namun ia bersabar dan terus bertaqwa. Menikmati hari-hari penuh ibadah dan do’a.

Ialah Nabi Ayub as.

Nabi yang terus menerus dan kini - karena hampir kita rasakan krisis ekonomi - jadi panutan.

Akankah kita sepertinya? Bersabar dan bertahan atas krisis yang akan melanda kita kali ini.

Kabar baiknya, ini juga yang akan menjadi hadiah untuk kita.

Hadiah untuk menegarkan keimanan dan ketaqwaan dalam kondisi terburuk – jika itu terjadi.

***

Hadiah yang saya sebutkan nampak kecil di mata kita – apabila iman dan taqwa yang jadi utama.

Ketakutan, kelaparan, kerinduan dan semuanya.

Sungguh kita hanya perlu menenangkan hati. Sebab Allah SWT lebih tahu apa yang pantas untuk hamba-Nya.

Beribadahlah kita… meski corona dan krisis ekonomi penghalangnya.

Seperti ia … yang sabar dalam krisis dan penyakit melanda.

Kita khawatir. Jangan-jangan iman kita akan terpuruk karena belum siap.

Selagi mendekati Ramadhan, mari kita siapkan.

Insya Allah keluar dari Ramadhan, kita akan menjadi hamba yang ditunggu oleh pintu Firdaus.

Aamiin …


Share with your friends

Terima kasih telah membaca artikel kami. Silahkan berikan komentar terbaik pembaca untuk mendukung setiap artikel yang kami publish.

Notification
Abi Muzhaffar menggunakan cookies untuk memberikan pengalaman lebih baik. Learn more
Oke